Friday, 06 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
China Menentang Rencana Tarif AS terhadap Chip, Tegaskan Dampak Negatif pada Industri
Wednesday, 24 December 2025 17:39 WIB | ECONOMY |Ekonomi Global

Pemerintah China secara resmi menyatakan penolakannya terhadap rencana tarif baru yang akan diberlakukan Amerika Serikat terhadap impor chip semikonduktor asal China. Pernyataan ini disampaikan juru bicara Kementerian Luar Negeri China dalam konferensi pers rutin di Beijing, di tengah meningkatnya ketegangan di sektor teknologi global.

China mengecam langkah Washington sebagai penggunaan tarif yang terlalu luas dan tidak adil, yang menurutnya akan "menekan industri China secara tidak masuk akal" serta merugikan stabilitas rantai pasokan global. Pemerintah China mendesak AS untuk mengubah arah kebijakan tersebut dan memilih dialog daripada tindakan sepihak, sambil menyatakan akan mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingan nasionalnya jika tarif tersebut tetap diberlakukan.

Langkah AS terkait tarif chip semikonduktor merupakan bagian dari kebijakan yang lebih luas untuk membatasi dominasi China dalam industri teknologi tinggi, termasuk kontrol ekspor dan pembatasan perdagangan lainnya yang telah berlangsung sejak pemerintahan sebelumnya. Namun, administrasi AS telah mengumumkan bahwa pengenaan tarif tambahan tersebut akan ditunda sampai pertengahan 2027, memberi waktu bagi negosiasi lebih lanjut antara kedua negara.

Sebelumnya sebagian media global juga melaporkan berbagai dinamika perang dagang teknologi antara AS dan China, termasuk langkah tarif sebelumnya dan dampaknya terhadap hubungan bilateral serta pasar teknologi dunia. Isu ini tetap menjadi titik penting dalam pembicaraan ekonomi dan kebijakan antara Beijing dan Washington.(Cay)

Sumber: Newsmaker.id

RELATED NEWS
Ketegangan Baru Rusia dan Amerika...
Thursday, 8 January 2026 23:29 WIB

Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...

Klaim Pengangguran Naik, Pasar Siaga Jelang NFP...
Thursday, 8 January 2026 20:39 WIB

Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...

Isu Pengambilalihan Greenland oleh AS Picu Kekhawatiran, Benarkah NATO Terancam Pecah....
Wednesday, 7 January 2026 23:41 WIB

Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...

Pekerjaan Swasta AS Hanya Naik 41K, Di Bawah Estimasi...
Wednesday, 7 January 2026 20:28 WIB

Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...

Mineral Greenland Atau Faktor keamanan Alasan Diam-Diam di Balik Ambisi AS...
Wednesday, 7 January 2026 06:27 WIB

Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS